Cara Melakukan Hubungan Seks Saat Mengandung

  • Whatsapp
Cara-Melakukan-Hubungan-Seks-Saat-Mengandung

Saat hamil merupakan saat yang membutuhkan perhatian ekstra bukan hanya dari calon ibu namun juga dari calon ayah atau suami. Perhatian tersebut meliputi menjaga kesehatan ibu dan kandungan, menyediakan makanan bergizi, hingga menjaga keamanan ibu dan kandungan. Pertanyaan yang sering muncul adalah boleh tidak melakukan hubungan seks saat istri sedang mengandung. Masa kehamilan selama 9 bulan rasanya terlalu lama untuk tidak melakukan hubungan badan, namun agar tetap aman, bagaimana caranya? Berikut ini adalah tips cara aman melakukan hubungan suami istri saat istri sedang mengandung.

Saat hamil, beberapa wanita justru bisa merasa lebih seksi dari sebelumnya. Suami pun bisa lebih bergairah melihat istrinya dengan perut yang besar. Kekhawatiran tentu ada apalagi saat mencapai orgasme tubuh wanita seperti mengalami kejang sesaat. Bagi wanita yang pernah hamil sebelumnya, pasti sudah pernah mengalaminya karena saat hal tersebut terjadi, janin terasa seperti kontraksi. Namun hal tersebut tak berbahaya karena hanya terjadi sesaat saja. Aktifitas seksual tidak akan mengganggu janin karena janin memiliki pelindungnya sendiri. Namun tentu saja ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar saat berhubungan suami istri agar tak juga menyebabkan istri kesakitan. Ini dia hal-hal yang perlu dilakukan:

Read More

1. Frekuensi terbatas.

Meski hubungan suami istri tidak dilarang dan bisa dilakukan kapan saja di usia kehamilan istri, namun sebaiknya frekuensinya tetap dibatasi hingga tak lebih dari 3 kali seminggu. Bukan karena aktifitas hubungan suami istri tersebut namun lebih disebabkan karena terlalu banyak berhubungan badan dapat menyebabkan istri mengalami infeksi saluran kemih. Jika sudah terkena ISK, maka harus minum obat salah satunya adalah antibiotik padahal obat tersebut dapat berpengaruh pada janin.

2. Sesuai mood istri.

Bagi istri yang sedang mengandung, kadar hormonal akan menjadi tidak stabil. Beberapa ada yang lebih bergairah untuk berhubungan suami istri, namun yang lainnya bisa lebih cuek dengan kebutuhan tersebut. Jangan sampai Anda memaksakan berhubungan badan dengan istri jika istri tidak menginginkannya apalagi dilakukan secara sering. Stress dapat mengakibatkan masalah yang lebih serius kepada janin bahkan terjadi keguguran.

3. Pahami istri terutama di trimester ketiga.

Saat berada di trimester ketiga, perut istri akan lebih besar sehingga lebih sering kelelahan, timbul nyeri punggung dan keluhan lainnya. Jangankan untuk berhubungan badan, untuk tidur saja mungkin tidak nyaman. Alih-alih melakukan hubungan seksual, mungkin istri Anda lebih mengharapkan pijatan punggung atau di telapak kaki untuk memperlancar peredaran darah.

4. Perhatikan posisi berhubungan seksual.

Mengatur posisi berhubungan badan saat hamil merupakan kunci agar keduanya bisa menikmati aktifitas seksual. Ganti posisi sesuai dengan kenyamanan bersama terlebih lagi kenyamanan istri seperti woman on top, menyamping, duduk atau misionaris.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas, Anda dan istri akan lebih nyaman menjalani masa-masa menunggu buah hati sambil tetap menikmati indahnya berhubungan seks yang aman. Saat setelah melahirkan pun, suami tidak bisa langsung mengajak istri berhubungan badan karena ada luka yang ditimbulkan dari proses melahirkan baik secara normal maupun cesar. Istri juga akan mengalami masa nifas yang menjadi pantangan dalam berhubungan seksual. Untuk mendapatkan informasi yang lebih tepat dan berpengalaman, tak ada salahnya Anda meminta konsultasi dengan dokter kandungan dan kebidanan sehingga masalah hubungan seksual bisa mendapatkan solusi yang aman dan sehat begitu juga janin di dalam kandungan istri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *