Jangan Bingung, Ini Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan!

Jangan-Bingung-Ini-Perbedaan-Oli-Transmisi-dan-Oli-Gardan
Foto dari Canva

Oli transmisi dan oli gardan sebetulnya memiliki fungsi yang hampir mirip yaitu sama-sama melindungi berbagai komponen gardan seperti drive pinion, side gear dan sebagainya pada mobil. Tapi ternyata keduanya memiliki peran yang berbeda. Perbedaan pada kedua oli ini juga yang memengaruhi formula dan spesifikasi oli yang berbeda. Jenis oli transmisi dan oli gardan mengandung zat aditif tertentu yang malah bisa berakibat fatal apabila penggunaan keduanya tidak semestinya. Biar nggak ketuker lagi, yuk kenali perbedaan oli transmisi dan oli gardan.

1. Perbedaan Cara Kerja

Transmisi memiliki fungsi untuk mentransfer tenaga daru mesin ke roda mobil dan melalui perpindahan posisi gigi transmisi mngatur kecepatan mobil. Dengan adanya fungsi dari transmisi ini sehingga membuat oli transmisi berperan penting juga. Oli transmisi digunakan untuk melumasi komponen sistem transmisi, caranya adalah mengubah gear ratio dan menambah kecepatan. Oli yang berperan agar pergantian gigi berjalan dengan lancar dan mengurangi gesekan. Tidak hanya itu, oli transmisi juga berperan untuk menghubungkan transmisi ke gardan. Untuk oli gardan sendiri memiliki fungsi untuk mengatur kecepatan pada roda saat berbelok sehingga kendaraan bisa stabil ketika melaju.

Read More

2. Perbedaan Takaran Oli

Setiap tipe dan jenis mobil memiliki kebutuhan oli yang berbeda tergantung takarannya. Tidak hanya itu,perbedaan komponen yang dilumasi juga membuat kebutuhan oli berbeda. Biasanya, oli membutuhkan oli transmisi sekitar 1-1,2 liter sedangkan oli gardan butuh sekitar 2 liter. Namun, bisa jadi jumlah ini berbeda jika kamu melakukan kuras oli yang biasanya akan membutuhkan lebih banyak oli lagi. Perbedaan antara mengganti oli dan kuras oli adalah kuras oli biasanya dilakukan ketika kamu sudah tidak mengganti oli dalam jangka waktu yang lama. Kalau mengganti oli, kamu biasanya melakukannya dalam jangka pendek.

3. Perbedaan Spesifikasi Oli

Selain kebutuhan jumlah pada oli, terdapat spesifikasi oli transmisi dan oli gardan. Biasanya untuk pelumas transmisi menggunakan oli dengan kekentala SAE 40 atau 90. Sementara itu, oli gardan menggunakanSAE 90 sampai dengan 140 dan jika menggunakan standar API maka menggunakan API GL 5.

Khusus oli transmisi matic menggunakan oli ATF (Automatic Transmissiom Fliud) sehingga tidak bisa menggunakan oli jenis lain apalagi oli gardan. Oli transmisi berwarna kemerahan dan lama kelamaan akan mencair jika sudah terlalu lama digunakan.

4. Waktu Penggantian Oli Transmisi dan Oli Gardan

Untuk waktu penggantian oli transmisi dan oli gardan dianjurkan ketika sudah mencapai jarak 40.000 km. Namun ada beberapa hal selain jarak tempuh yang sudah mencapai batasnya.

Bagaimana? Semoga sudah bisa mengetahui apa saja perbedaan oli tranmisi dan oli gardan dari artikel ini, ya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.