Kenali Tanda Dehidrasi, Wajib Tahu!

  • Whatsapp
Kenali-Tanda-Dehidrasi-Wajib-Tahu
Foto dari Canva Photos Unlimited

Tubuh manusia sangat membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Tidak hanya untuk menghilangkan dahaga, air yang Anda minum juga sangat berpengaruh untuk kesehatan tubuh. Dalam sehari, setidaknya Anda membutuhkan minimal 8 gelas air putih. Jika asupan cairan di dalam tubuh tercukupi, maka Anda akan terhindar dari dehidrasi dan beberapa masalah kesehatan lainnya.

Tingkatan dan Tanda Dehidrasi

Tanda awal seseorang mengalami dehidrasi adalah timbulnya rasa haus dan urine berwarna kuning gelap. Tanda tersebut merupakan cara tubuh untuk mengurangi pembuangan cairan dan usaha dari tubuh untuk menambah asupan cairan. Berikut ini adalah gejala dehidrasi berdasarkan tingkatannya yang perlu Anda ketahui.

Read More

1. Dehidrasi Ringan Sedang

Timbulnya rasa haus dan mulut terasa kering bisa jadi merupakan tanda awal tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi jenis ini juga ditandai dengan timbulnya beberapa gejala seperti berikut ini.

  • Urine berwarna kekuningan dan lebih gelap atau pekat.
  • Mudah merasa lelah.
  • Lemas dan mudah mengantuk.
  • Kepala terasa sakit dan pusing.
  • Konstipasi atau sembelit (sulit buang air besar).

Jika Anda mengalami gejala di atas, Anda tidak perlu ke dokter atau tenaga medis, karena Anda bisa menanganinya sendiri. Anda hanya perlu minum air putih lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Meski terlihat sepele, dehidrasi yang dibiarkan dalam jangka waktu yang lama justru bisa meningkatkan risiko penyakit batu ginjal dan memengaruhi fungsi hati.

2. Dehidrasi Berat

Dehidrasi ini akan sangat membahayakan kesehatan apabila dibiarkan begitu saja dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut ini adalah gejala yang timbul apabila seseorang mengalami dehidrasi berat.

  • Mulut terasa kering dan air mata tidak keluar.
  • Denyut jantung terasa lebih cepat, tapi lemah.
  • Kesulitan bernapas atau sesak napas.
  • Suhu badan naik (demam).
  • Kulit kehilangan elastisitasnya, yaitu ketika kulit penderita dicubit atau ditarik sedikit membutuhkan waktu yang lebih lama untuk kembali ke bentuk awal.
  • Jarang buang air kecil.
  • Mengalami kejang dan kesadaran menurun.

Dehidrasi yang tidak ditangani secepatnya bisa menimbulkan komplikasi dan berakibat fatal. Untuk membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang, pilihlah air minum yang bersih, sehat, dan bebas dari kuman penyakit. Aqua hadir sebagai pilihan yang tepat karena telah diproses dengan teknologi yang canggih dan modern, sehingga air yang dihasilkan sudah pasti berkualitas.

Kandungan mineral pada Aqua juga berbeda dari air putih biasa dan air alkali pada umumnya. Aqua dikemas dengan kemasan plastik daur ulang yang ramah lingkungan dan higienis. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi link berikut ini www.sehataqua.co.id.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *